Bapa,..
terima kasih untuk apa yang terjadi padaku akhir-akhir ini. aku tak pernah menginginkan kejadian seperti ini sebelumnya.
akupun tak pernah berpikir bahwa keadaannya memang begini rumit.
aku pernah bermimpi tak begini mengerikan.
ternyata terlalu amazing.
aku seperti tokoh pria dalam film Fireproof itu. egois, keras kepala, tak punya hati, tak pernah menghargai orang yang dengan tulus mencintai, tak pernah mencintai seperti teladan Yesus Sang Pencipta Cinta.
aku seperti orang gila yang mau berjalan di padang pasir sendirian tapi ingin melihat ruko-ruko yang besar.
semua orang berusaha mencintaiku tapi aku malah mempermainkan perasaan mereka, menjual dan mengobral saja.
tapi mataku terbuka kemarin, aku sudah berjalan terlampau jauh dari hadapan Bapa, aku sudah menyia-yiakan waktu yang Bapa kasih ke aku tuk berubah.
aku sudah melawan semua perintah yang Bapa.
kali ini aku disadarkan, dibangunkan dari tidur panjang bahwa aku butuh Yesus dalam hidupku ini. aku butuh Seorang figur yang cintaNya takkan pernah padam sampe selama-lamanya. aku sadar bahwa selama ini aku jauh dariNya dan ini aadalah saat dimana aku dituntun kembali ke jalanNya.
Bapa, aku terlalu terlambat untuk berada didepanMu, aku terlalu salah untuk ini.
terima kasih Bapa untuk pengampunanMu.
jangan biarkan aku sendiri lagi Bapa..
Amin.....